Purwodinatan: Monografi dalam Kata

Purwodinatan: Monografi dalam Kata

 

Kelurahan Purwodinatan merupakan salah satu kelurahan di Kecamatan Semarang Tengah (49.20 Ha). Letaknya relatif tidak terlalu jauh dari pusat Kota Semarang, yakni 2,5 km. Di sebelah utara kelurahan ini berbatasan dengan  kelurahan Tawang Mas, kemudian di sebelah selatan berbatasan dengan Kelurahan Jagalan,  di wilayah barat berbatasan dengan Kelurahan Kauman, dan sebelah timur berbatasan dengan Kelurahan Kebon Agung. Purwodinatan masih termasuk dalam kawasan pesisir pantai, berada pada ketinggian tanah 2 meter dari permukaan air laut. Karena itulah suhu di keluarahan ini cukup panas, yakni bekisar pada 24º celcius sampai 30ºcelcius.

Kelurahan Purwodinatan termasuk dalam hunian yang padat penduduk, jumlahnya mencapai 4612 WNI dan 47 masih WNA dengan junlah laki-laki sebanyak 2279 jiwa dan jumlah perempuan sebanyak 2380 atau sebanyak 1050 Kepala Keluarga. Dengan jumlah usia produktif 2455, dimana sebanyak jumlah 1480   masih bersekolah. Purwodinatan termasuk lengkap  sarana pendidikannya, enam buah bangunan sekolah diantaranya dua taman kanak-kanak, dua sekolah dasar, dan dua sekolah menengah pertama.

Aktivitas ekonomi menjadi satu pemandangan yang akrab dengan Purwodinatan, mengingat letaknya yang dekat dengan pasar johar dan adanya jalan Pekojan dan MT. Haryono yang sangat banyak oleh pertokoan dan jasa di dalamnya. Mayoritas penduduknya bekerja sebagai penyedia jasa dan karyawan.  Tidak dipungkiri keberadaan etnis tionghoa menjadikan wilayah ini lebih lekat dengan kegiatan jual beli, sebut saja pasar pagi di gang baru yang selalu ramai karena menjual aneka kebutuhan dengan lengkap, pasar pecinan yang buka setiap hari Jumat, Sabtu dan Minggu.

Purwodinatan termasuk salah satu kelurahan yang dekat dengan bangunan-bangunan bersejarah yang ada di Semarang, seperti Kota Lama, Pasar Johar, Masjid Agung Kauman dan Klenteng Tay Kak Sie. Ragam bangunan yang ada menggambarkan di wilayah ini terdapat ragam etnis. Jika wisatawan luar kota ingin mengetahui betapa kayanya Semarang dengan etnis yang ada, Kelurahan Purwodinatan bisa memberikan gambaran yang heterogen. Ada etnis Jawa, Cina, Arab dan Gujarat dengan berbagai agama dan kepercayaan yang dianut. Dari data yang didapat islam masih menjadi mayoritas dengan 3570 penganutnya, kemudian  429 orang memeluk agama kristen, 369 orang memeluk agama katolik, 2 orang memeluk hindu, 286 orang memeluk Budha, dan 2 orang menganut kepercayaan. Bangunan keagaman disana juga berimbang, tidak hanya milik satu golongan saja, 2 masjid, 8 buah musholla, 3 gereja, dan 1 klenteng agung menjadi bukti akan keseimbangan antar pemeluknya.

 

Facebooktwittergoogle_plus

Leave a reply