Gazebo Kampung Petemesan

Gazebo Kampung Petemesan

 

Kampung kota identik dengan sempit dan tidak adanya ruang publik yang memadai di dalamnya. Sering kali jalan kampung dijadikan sebagai ruang publik warganya untuk berkumpul, bercengkrama, dan mengadakan kegiatan. Kampung Petemesan, rt 03 rw 04 Kelurahan Purwodinatan mempunyai cara jitu untuk mengakalinya, yaitu dengan mengumpulkan warga dan menginisiasi adanya hotspot di sekitar mereka. Pilihan lalu jatuh pada mendirikan gazebo kampung.

Dengan jumlah 56 kepala keluarga, dan mempunyai 155 jiwa. Kampung Petemesan cukup padat dihuni oleh warganya dengan kurang lebih 65 bangunan rumah yang ada didalamnya. Saking padatnya ada 1 rumah yang berisi beberapa kepala keluarga dalam satu atap.

Gazebo berlokasi di jalan besar kampung di dekat gudang beer di Kampung Petemesan. Awalnya tempat itu dulunya adalah sebuah warung makan yang dimiliki oleh ibu rt. Namun karena  kesibukan dalam mengurus rumah tangga, akhirnya warung itu tutup dan dan beralih fungsi menjadi tempat parkir komunal bagi warga Kampung Petemesan.

Gazebo ini dibangun melalui swadaya masyarakat. Aliran dana juga datang dari pengusaha di wilayah Kampung Petemesan. Total  dana yang terhimpun kurang lebih 8 juta rupiah untuk material pembuatan gazebo. Seluruh pembuatan gazebo dilakukan mandiri oleh warga dari dana hingga tenaga kerja dalam pembangunan gazebo.

Sampai saat ini sudah tiga tahun gazebo berdiri (2014), sudah sejak berdirinya pula tempat ini berfungsi untuk perkumpulan pengurus RT, kegiatan remaja Kampung Petemesan, dan sebagai tempat istirahat bagi siapapun. Sebelumnya, warga menggunakan jalan sebagai tempat mengadakab kegiatan, dan itu sangat mengganggu. Meskipun, gazebo ini sangat difungsikan oleh warga, namun pada proses pembuatannya dulu sempat mengalami pro dan kontra. Karena dikhawatirkan akan mengganggu hak atas tanah orang lain.

Facebooktwittergoogle_plus

Leave a reply